3 Perilaku yang Menyebabkan Anak Tumbuh Menjadi Penjahat

Pembunuh berantai tidak cuma ada di film-film. Di dunia nyatapun pembunuh berantai sesungguhnya ada.
Keberadaannya pasti meresahkan penduduk dikarenakan orang dapat amat beresiko. Apakah benar tanda-tanda pembunuh berantai diketahui sejak kanak-kanak? Ada sesuatu teori yang dimaksud dengan "macdonald triad". Teori ini menyebutkan bahwa ada 3 tingkah laku umum sepanjang masa kanak-kanak yang bisa jadi panduan seorang anak rawan jadi pembunuh, yakni :
Mengompol sesudah usianya melalui 5 th, kejam pada binatang serta senang bermain api.

Teori macdonald triad dikemukakan oleh psikiater forensik bernama JM Macdonald pada th 1963. Didalam tulisannya yang berjudul 'the thrat to kill', Macdonald mengamati tingkah laku yang kerap tampak pada pasien yang amat agresif serta sadis.

Macdonald wawancarai 48 orang pasien psikotik serta membandingkannya dengan 52 pasien nonpsikotik yang pernah mengancam mau membunuh seseorang. Lebih 1/2 peserta penelitian adalah lelaki berumur pada 11 - 83 th. Ia mendapatkan bahwa pasien sadis condong lakukan ketiga perihal tersebut waktu kanak-kanak.

Layaknya ditulis Medical Daily, satuan kajian tingkah laku FBI pernah menunjukkan kebenaran teori Macdonald pada th 1980-an hingga 1990-an. Peneliti menghimpun info dari 36 orang pembunuh, sejumlah 25 orang diantaranya yaitu pembunuh berantai. namun dikarenakan sampelnya terlampau kecil, penelitian ini dikira kurang valid.

Sebagian agen lalu mengembangkan teori ini serta mendapatkan bahwa separuh sampel penelitian datang dari keluarga single parent, tiga perempat diantaranya mempunyai orang tua yang meremehkan anaknya, tiga perempat peserta mengidap paraphilia atau tingkah laku seksual yang ekstrim serta dulu alami pelecehan seksual. Beberapa peserta yang diwawancarai mempunyai kisah masalah kejiwaan dengan iq rata-rata normal hingga cerdas. Sebagian pelaku kekerasan memanglah senang bermain api, berlaku kejam pada hewan serta mengompol sesudah usianya melalui 5 th. Namun jarang ditemukan peserta yang mempunyai ketiga tingkah laku ini sekalian. yang kerap dimiliki yaitu karakter senang meremehkan perasaan orang lain.

Baru-baru ini, beberapa peneliti mulai kembali mengulik kebenaran teori Macdonald Triad. Pada th 2010, Kori Ryan menerbitkan tesis yang mereview teori tersebut dengan luas serta mendapatkan bahwa kecenderungan tingkah laku tersebut benar ada. Ketiga tingkah laku tersebut bisa jadi indikasi seorang anak kurang dapat menangani stres atau alami masalah perubahan.

Walau begitu, sebelum saat ditemukannya penelitian dengan data yang tambah baik untuk beri dukungan teori macdonald, peneliti merekomendasikan baiknya janganlah menyebut seorang anak rawan jadi pembunuh karena bisa mengganggu perubahan mentalnya. (rwa: http://www.detik.com/)