Jangan Memberi Susu Setelah Anak Alami Muntah!

Walau susu adalah makanan cair, tetapi baiknya anak tidak diberikan susu sesudah ia muntah. Terutama bila anak alami episode muntah yang dikarenakan oleh virus gastroenteritis.


Saat anak muntah, ia bukan sekedar mengeluarkan makanan di lambungnya, namun juga elektrolit mutlak serta cairan yang menolong jantung, otak, serta otot-ototnya bekerja maksimal.

Langkah paling baik untuk menangani muntah berulang yaitu mengganti cairan yang hilang untuk menghindar dehidrasi. Baiknya anak diberikan oralit atau pedialit.

Menurut website kidshealth, baiknya anak tidak diberikan susu sesudah muntah dikarenakan tidak memiliki kandungan cukup elektrolit. Disamping itu di kuatirkan susu justru dapat mengiritasi lambung anak.

Perihal itu berlangsung dikarenakan muntah sendiri telah mengakibatkan lambung anak alami inflamasi. Susu biasanya tidak dapat diserap dengan baik hingga justru menambah iritasi.

Pada anak yang berumur diatas 1 tahun, tunggu dua atau tiga hari sesudah tanda-tanda muntah mereda sebelum saat berikan susu. Sesaat untuk anak berumur kurang dari 1 tahun susu, baik asi atau susu formula, dapat diberikan sesudah anak tidak muntah lagi sepanjang 8 jam. Awalilah didalam porsi kecil serta imbuhkan porsinya bila perutnya dapat menoleransi.

Walau muntah biasanya dapat diatasi sendiri di rumah, namun ada sebagian masalah di mana anak memerlukan pertolongan medis. Ini terlebih bila anak tunjukkan sinyal dehidrasi layaknya mulut kering, air mata sedikit waktu ia menangis, urin menyusut, atau mata terlihat cekung.  (rwa: http://kompas.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar