Makanan yang Baik dan Tidak Baik Bagi Pencernaan

Untuk melindungi kesehatan sistem pencernaan, janganlah sembarangan saat memilih makanan untuk dikonsumsi sehari-hari. Sebagian makanan barangkali mempunyai faedah untuk sistem pencernaan serta sebagian yang lain barangkali menyebabkan kerugian.


Oleh itu, anda butuh mengetahui beberapa jenis makanan apa saja yang baik atau tidak  baik untuk dikonsumsi. Di bawah ini beberapa type makanan yang tawarkan berfaedah sehat untuk sistem pencernaan, diantaranya :

Buah serta sayuran
Buah-buahan serta sayuran yaitu makanan paling baik untuk pencernaan dikarenakan umumnya kaya akan serat. Serat alami yang didapatkan dari buah serta sayur juga berikan faedah tambahan yang bisa menolong kelancaran buang air besar serta menghindar sembelit.

Gandum utuh
Makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh misalnya beras merah serta gandum juga memiliki kandungan banyak serat. Hingga gandum terhitung makanan yang baik untuk pencernaan, namun untuk orang yang mempunyai penyakit celiac atau alergi pada gluten mesti hindari mengonsumsi gandum, dikarenakan gandum juga memiliki kandungan gluten.

Pisang
Buah-buahan jelas mempunyai faedah yang baik untuk pencernaan, terutama buah pisang dikarenakan tidak mengiritasi perut. Perihal inilah sebagai alasan kenapa seseorang yang alami problem pencernaan layaknya diare atau muntah mesti konsumsi pisang.

Pisang yaitu makanan yang sangat gampang ditolerir dikarenakan terasa mendekati hambar, tak lagi mengiritasi lambung layaknya beragam type makanan yang lain. Pisang juga baik untuk ganti elektrolit tubuh yang hilang akibat kegiatan fisik yang tinggi.

Air putih
Air amat baik untuk pencernaan dikarenakan bisa menolong sistem pencernaan memindahkan makanan didalam usus.

Jahe
Rempah-rempah layaknya jahe, kunyit serta peppermint mempunyai faedah yang besar untuk menangani sakit perut. Coba untuk minum wedang jahe atau teh peppermint, atau makan permen dengan rasa peppermint untuk menolong melancarkan pencernaan.

Makanan probiotik
Probiotik baik untuk sistem pencernaan dikarenakan memiliki kandungan bakteri baik yang bisa mengimbangi jumlah bakteri jahat yang tinggal didalam usus anda. Pastikan makanan sehat yang memiliki kandungan probiotik layaknya yogurt sebagai sisi dari diet sehari-hari.

Makanan prebiotik
Makanan prebiotik memiliki kandungan type serat probiotik pangan yang dibutuhkan bakteri baik didalam usus untuk berkembang biak. Lantas prebiotik ini adalah penyedia makanan untuk bakteri baik, yang bisa ditemukan didalam makanan layaknya asparagus, bawang, kacang serta biji-bijian.

Type makanan di bawah ini mempunyai dampak yang jelek pada sistem pencernaan, sebagaimana ditulis huffingtonpost, diantaranya :

Makanan pedas
Makanan pedas dapat beresiko jelek untuk pencernaan dikarenakan bisa menyebabkan tanda-tanda refluks asam untuk beberapa orang.

Kafein
Kafein mempunyai dampak yang sama juga dengan makanan pedas yakni menyebabkan refluks asam, dikarenakan bisa melemaskan katup pada kerongkongan. Perihal ini bisa memungkinan makanan yang sudah turun ke perut kembali naik ke kerongkongan. Walau mengonsumsi kopi baik untuk kesehatan, namun terlampau banyak minum kopi juga bisa mengakibatkan sembelit.

Soda
Soda memiliki kandungan kafein dan asam yang juga bisa menyebabkan refluks asam.

Makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh
Makanan berlemak bisa menginduksi mulas serta diare dikarenakan kandungan lemak didalam makanan tidak bisa diserap dengan baik oleh usus. Untuk tahu apakah diet anda memiliki kandungan terlampau banyak makanan berlemak, dapat terlihat pada tinja yang mengapung di toilet. Perihal ini adalah tandanya bahwa anda barangkali mesti kurangi mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak jemu.

Alkohol
Alkohol juga bisa melemaskan katup kerongkongan, yang lantas bisa menyebabkan refluks asam. Beberapa pakar juga menyebutkan bahwa mengonsumsi alkohol bisa mengakibatkan peradangan pada lambung.

Susu
Susu bisa mengakibatkan kembung dan ketidaknyamanan pada perut, terlebih untuk orang-orang yang intoleran pada laktosa.  (rwa: http://detik.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar